10 Game Klasik Teman Ngabuburit Paling Seru !

Anime_Food_Lovers
Bulan puasa memang menjadi bulan penuh cobaan. Tuntutan untuk menahan diri dari segala macam godaan, baik secara fisik maupun mental memang bukan “tugas” yang bisa dipandang sebelah mata. Tidak hanya itu saja, kemampuan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dengan kemampuan paling optimum juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan selama menjalani bulan suci yang satu ini, tidak terkecuali bagi para gamer. Kebutuhan untuk mencari game-game yang mampu menghasilkan sensasi time-wrap sembari menunggu waktu berbuka puasa tentu saja krusial, setidaknya membantu Anda melupakan sejenak batas energi yang mungkin terus terkuras.
Untuk membantu Anda mendapatkan game-game terbaik untuk mendapatkan efek time-wrap, kami merangkum artikel yang satu ini – 10 game klasik teman ngabuburit paling asyik. Mengapa game klasik? Selain menggali kembali memori tentang franchise lawas terbaik yang sempat kita cicipi di masa lalu, kualitas beberapa game masa lalu harus diakui lebih efektif untuk membuat Anda kecanduan dan terus terserap dalam permainan. Bagian terbaik? Game-game klasik yang dirilis satu hingga dua generasi sebelumnya tentu saja membutuhkan spesifikasi yang lebih ringan untuk dapat dijalankan oleh sebagian besar PC saat ini. Untuk game-game yang sempat dirilis di konsol, Anda hanya tinggal menyuntikkan emulator yang tepat untuk kembali mencicipi game klasik terbaik ini.
Kriterianya? Tentu saja harus merupakan game yang dirilis dalam satu atau dua generasi sebelum generasi saat ini dan memang menawarkan sensasi dan pesona yang dengan mudah akan membuat Anda terperangkap selama berjam-jam. Kriteria inilah yang menjadi dasar pemilihan game-game klasik yang menurut kami, paling asyik untuk dimainkan ketika ngabuburit – baik dalam mode single player ataupun multiplayer.

10. Red Alert 2

red alert 2
Perombakan visual yang cukup mumpuni dari seri pertama, tidak terasa Red Alert 2 sudah dirilis lebih dari 13 tahun yang lalu. Tidak hanya sekedar memperbaiki sisi grafis, Westwood Pacific di kala itu juga berhasil menyuntikkan beragam unit dan faksi baru yang membuat gameplay kian menarik. Menyuntikkannya dengan beberapa gubahan soundtrack yang menggugah selama permainan, Red Alert 2 memang menjanjikan pengalaman epik yang konsisten. Berusaha untuk memanfaatkan setiap resource yang ada untuk membangun basis militer terkuat, Anda akan menghabiskan waktu lama untuk sekedar menyelesaikan pertempuran di Skirmish. Bertarung dengan teman yang lain lewat LAN? Efek ini kian efektif. Kirov, reporting!

9. Romance of The Three Kingdoms

romance of the three kingdoms
Bertempur dalam game strategi frontal seperti Red Alert, Warcraft, ataupun Starcraft memang menuntut Anda untuk membangun tim unit yang efektif dalam waktu yang singkat. Namun game strategi lain seperti Civilization dan Romance of Three Kingdoms membawa level kompleksitas tersebut lebih tinggi. Walaupun secara interface tidak terlalu menarik, namun game sekelas Romance of Three Kingdoms akan mendorong Anda terus memutar otak, memikirkan strategi untuk memperluas wilayah, sekaligus memastikan penduduk yang Anda miliki mencapai kemakmuran dan tidak memberontak. Menyiapkan pangan, uang, kekuatan militer, hingga diplomasi dengan kerajaan lain, game seperti Romance of Three Kingdoms akan membuat otak Anda terus mengumandangkan “Satu turn lagi, satu turn lagi, satu turn lagi..” hingga tiba saatnya berbuka puasa.

8. Bishi Bashi Special

Bishi Bashi Special (61)
Menghabiskan waktu bersama dengan teman memang menjadi langkah time-wrap yang cukup efektif, serupa dengan video game. Berinteraksi bersama teman dan sekaligus bermain game? Beberapa seri klasik memang didesain untuk memastikan kebersamaan ini jauh lebih menyenangkan dan tentu saja, menyita waktu. Dari semua game yang sempat dirilis di Playstation terdahulu, Bishi Bashi Special – sebuah game ringan yang memuat segudang permainan kecil yang menyenangkan akan membuat pengalaman ini kian intens. Daripada terasa seperti sebuah game kompetitif, Bishi Bashi akan menghadirkan senyum dan tawa di ruang gaming Anda, tidak hanya teman, tetapi juga bagi keluarga.

7. Theme Hospital

theme hospital
Anda yang sempat mencicipi game-game PC di masa lampau tentu tidak asing lagi dengan satu nama: Theme Hospital. Game yang juga sempat di-port di Playstation ini memang terhitung unik. Mengikuti mekanik game simulation yang meminta Anda untuk mengatur kegiatan di sebuah rumah sakit, Anda akan terpanggil untuk tidak hanya sekedar membangun rumah sakit yang nyaman, tetapi juga memenuhi setiap kebutuhan para pasien yang datang. Berjam-jam akan Anda habiskan hanya untuk memastikan diri menciptakan rumah sakit terbaik yang pernah ada – dan tentu saja, menikmati beragam animasi lucu treatment yang diberikan oleh para dokter.

6. Final Fantasy Tactics

final fantasy tactics
Sebagian besar game yang mengusung taktik sebagai mekanik gameplay utama  sudah pasti menyita waktu. Anda dituntut untuk mengorganisasi unit yang diterima, memperkuat mereka dengan beragam cara, dan memastikan mereka tetap bertahan hidup di dalam pertarungan. Ketika Square Enix masih dalam puncak kreativitas mereka, nama Final Fantasy Tactics lahir sebagai primadona baru di franchise populer yang satu ini. Mempertahankan beberapa elemen unik Final Fantasy terutama di sisi plot dan desain karakter yang ada, Tactics justru mampu menciptakan candu yang bahkan lebih adiktif dibandingkan seri FF yang lain. Terus terlibat dalam pertempuran untuk memperkuat lusinan karakter andalan yang ada – FF Tactics adalah salah satu senjata terbaik untuk membuat waktu Anda berjalan lebih cepat.

5. Solitaire

solitaire
Solitaire? Dari lusinan game berat yang mampu menyita ratusan jam gameplay, Jagat Play lebih memilih Solitaire? Tenang dulu, prejudice mungkin akan membuat Solitaire terlihat sebagai game yang tidak “menawan”, namun faktanya – ia terhitung efektif untuk memunculkan efek time wrap. Game yang identik dengan sistem operasi Windows ini memang tampil tak ubahnya sebuah game puzzle, menyusun setumpuk kartu dalam urutan yang terstuktur dengan jelas. Posisi kartu yang acak dari satu fase ke fase lainnya membuat setiap sesi menghadirkan pengalaman dan tantangan terasa berbeda. Didorong dengan sedikit api kompetitif dalam diri, bukan hal yang tidak mungkin Anda akan terus mengulang permainan ini hanya untuk mencapai satu tujuan sederhana – berusaha untuk menyelesaikannya setidaknya satu kali dalam setiap sesi permainan. Solitaire juga menjadi senjata pemungkas yang bisa diandalkan ketika Anda tengah ngabuburit di tempat kerja yang sebagian besar tentu tidak memungkinkan Anda untuk menyuntikkan game-game kelas berat di dalamnya.

4. Diablo 2: Lord of Destruction

diablo 2 lord of destruction
Para penggemar game action RPG tentu saja tidak akan asing lagi dengan franchise “legendaris” dari Blizzard – Diablo. Namun alih-alih jatuh cinta pada seri ketiga yang sudah dinantikan selama belasan tahun, seri terbaik franchise ini justru terletak pada pesona yang ditawarkan oleh Diablo 2 dan expansion pack andalannya – Lord of Destruction. Segudang karakter yang bisa dipilih dengan keunikan skill masing-masing, Diablo 2 menawarkan dunia yang terhitung luas, segudang quest untuk diselesaikan, dan tentu saja kebebasan untuk menciptakan kararakter Anda lewat modifikasi atribut dan skill yang terbuka luas. Bergabung dengan user yang lain dan menjalani petualangan bersama? Awesome!

3. Crash Team Racing

CTR
Dunia game mungkin masih merindukan kehadiran kembali Crash Bandicoot ke industri ini setelah masa kejayaan Playstation yang berhasil menarik hati gamer. Dari semua seri yang ditawarkan oleh franchise yang satu ini, sang seri spin-off – Crash Team Racing boleh terbilang menjadi primadona di mata para pemilik Playstation dulu. Konsepfun racing ala Mario Kart dan mengkombinasikannya dengan juga mode battle ala Twisted Metal, pertempuran kecepatan tinggi ini akan membuat adrenalin Anda mengalir kencang, apalagi ketika segudang senjata dengan beragam karakteristik meluncur cepat di layar televisi Anda. Memainkannya bersama dengan teman yang lain? Kesenangan maksimal!

2. Pokemon Red & Blue

pokemon red and blue
“Gotta Catch’em All!”, Pokemon tumbuh menjadi fenomena tersendiri di industri game. Seri Red & Blue yang sempat dirilis di masa Game Boy dahulu lah yang akhirnya menarik begitu banyak gamer untuk jatuh cinta pada franchise yang satu ini. Tidak hanya sekedar memperkuat Pokemon yang Anda miliki dan menyelesaikan jalinan cerita utama, Anda juga berkesempatan menaklukkan dan mengumpulkan lebih dari 151 Pokemon di sepanjang permainan. Masing-masing tentu hadir dengan tantangan tersendiri, termasuk ketika mengumpulkan mereka yang masuk dalam level legendaris. Lebih dari 10 tahun setelahnya, Pokemon Red & Blue tentu saja menjadi pilihan game klasik ngabuburit yang menarik, apalagi mengingat emulator Game Boy yang kini bisa disuntikkan dengan mudah ke smartphone Anda.

1. Harvest Moon: Back To Nature


Bercocok tanam, beternak, mengumpulkan beragam resource yang tersebar di sudut kota, berinteraksi dengan penduduk kota, menjalin cinta dengan karakter wanita pilihan, mengikuti beragam kontes, memasak, sekedar tidur dan menonton televisi, hingga melatih kuda dan anjing kesayangan, ada segudang aktivitas yang bisa Anda lakukan ketika masuk ke dalam dunia Harvest Moon: Back to Nature. Game yang mencuri begitu banyak gamer Indonesia di masa lalu ini menawarkan mekanik gameplay unik dan melenceng dari tren mainstream saat itu. Membuat Anda terus terlibat dalam aktivitas yang seolah tidak pernah habis, Anda memiliki kebebasan mutlak untuk menentukan cara dan strategi Anda untuk dapat diterima oleh masyarakat kota, sekaligus memastikan diri dapat bertahan hidup. Menangani pertanian Anda akan cukup untuk membuat Anda sibuk selama seharian penuh, bahkan melupakan fakta bahwa Anda tengah berpuasa.
Di atas adalah 10 game klasik yang menurut kami pribadi, merupakan game klasik terbaik untuk menemani waktu ngabuburit Anda. Tidak hanya sekedar memunculkan efek time-wrap secara efektif, semua game di atas juga tidak memuat beragam konten eksplisit yang memang tidak cocok dengan keseluruhan tema Ramadhan. Walaupun ditawarkan dalam beragam genre, sebagian besar game di atas juga didesain untuk menjadikan kesenangan sebagai tujuan utama tanpa mengabaikan aspek tantangan yang akan terus mendorong untuk terus mencoba, lagi, lagi, lagi, dan lagi. Dengan kemampuan PC yang terbatas pun, sekaligus dengan software emulasi yang mumpuni, semua game di atas dapat dijalankan dengan begitu mudah.


0 komentar:

Posting Komentar